Selasa, 07 Juni 2016

Ikan Hampala Sungai Klawing Purbalingga

Ikan Hampala Sungai Klawing Purbalingga

Ikan Hampala Sungai Klawing Purbalingga
Hampala hasil mancing II Diavolo Rosso di sungai Klawing
Sungai Klawing merupakan sungai terbesar di Kabupaten Purbalingga. Sungai ini membelah Purbalingga dari utara ke selatan. Bermula dari kaki gunung Slamet kemudian terus mengalir kebawah atau keselatan melewati beberapa kecamatan dan akhirnya bermuara di daerah Congot pada pertemuan antara Sungai Klawing dan Sungai Serayu.

Sungai Klawing terkenal terutama ketika trend batu mulia menyeruak di masyarakat kita. Yang benar benar merubah wajah sungai Klawing, karena sungai Klawing mempunyai potensi yang luar biasa banyak menghasilkan batu mulia yang mempunyai aneka warna-warni yang menarik dan setelah diproses bisa dijadikan hiasan, ukiran, permata, dll.

Sedangkan potensi sungai Klawing bagi mania mancing merupakan spot fresh water yang cukup bagus, karena banyak di huni jenis ikan seperti Melem, Balar/brek, Mbeog/ Baceman, dan Hampal / Palung.

Ikan Hampala merupakan ikan yang menjadi favorit bagi sebagian mania mancing fresh water, karena hampala merupakan salah satu ikan yang menjadi target casting, tenaganya yang terkenal cukup luar biasa, bahkan ketika terkena pancing akan secepat kilat bak torpedo untuk berenang ke area yang lebih dalam.
Ikan hampala memiliki rahang yang cukup kuat untuk melumpuhkan mangsa bahkan hook/ trebel bisa bengkok di buatnya, meskipun hampala tidak memiliki gigi yang tajam.

Ikan Hampala Sungai Klawing Purbalingga
Hampala memiliki rahang kuat dan bermulut lebar hingga di bawah mata
Hampala sangat menyukai sungai-sungai kecil dan besar yang jernih, berair deras, dengan dasar berpasir dan berlumpur. Ditemukan pada kebanyakan badan air atau palung, sehingga disebut juga ikan Palung. Selain di sungai ikan Hampala juga sering di temui di waduk dan danau.

Ikan Hampala Termasuk ikan predator karena pemangsa ikan-ikan kecil dan pada beberapa musim tertentu berada di tepi danau untuk memangsa serangga dan nyamuk.

Karakteristik hampala akan lebih aktif mencari makan pada waktu pagi dan sore  bersembunyi di balik batu yang ber arus deras untuk menunggu ikan ikan kecil yang terbawa arus kemudian menyantapnya.

Teknik mancing ikan Hampala Sungai Klawing Purbalingga


Ikan Hampala Sungai Klawing Purbalingga
Hampala sungai Klawing (photo oleh II Diavolo Rosso FB)
Teknik mancing hampala bagi sebagian mania mancing di sekitar sungai Klawing menggunakan teknik casting, karena sensasinya yang sangat luar biasa.

Menggunakan joran panjang mulai 180 cm hingga 2.5 cm baik spinning maupun bait casting, tergantung selera masing masing dengan klass medium tapper karena memiliki karakteristik lentur pada ujung joran sehingga lebih mudah untuk melempar,

Gunakan senar yang sesuai dengan joran yang kita gunakan jangan terlalu kecil karena resiko putus dan jangan terlalu besar karena akan mengurangi jarak lempar. Biasanya antara 5 - 20 lbs, tackle yang balance akan lebih nyaman ketika di gunakan.

Jenis lure

Jenis lure untuk memancing hampala bermacam macam antara lain minnow spoon, mini popper atau WTD, cobalah beberapa jenis lure, karena kondisi air akan mempengaruhi tingkat efektifitas lure itu sendiri untuk menggoda hampala. Misalnya ketika kondisi air jernih jenis umpan minnow akan lebih efektif begitu juga ketika air keruh anda bisa coba jenis lure WTD.
Ikan Hampala Sungai Klawing Purbalingga
Jenis lure untuk menipu Hampala 
Waktu terbaik memancing hampala yaitu ketika musim kemarau terutama saat kondisi air jernih, kita bisa mengamati keberadaan ikan hampala tersebut untuk kemudian menggoda hampala dengan lure yang kita mainkan.

Berikut report mancing hampala di sungai Klawing :

(photo II Diavolo Rosso)

(Photo II Diavolo Rosso)

(Photo II Diavolo Rosso)

(Photo II Diavolo Rosso)

Report mancing Hampala Sobat mancing  II Diavolo rosso (FB) di Sungai Klawing Purbalingga

Semoga bermanfaat.

Koresponden II Diavolo Rosso (FB)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar