Rabu, 30 Desember 2015

Fery nugroho pemancing asal semarang

Fery Nugroho adalah pemancing asal semarang  mengenal mancing sejak balita, sedari kecil ayahnya sering mengajak ke dermaga ataupun ke danau, sambil berekreasi ayahnya mengajak mancing.

Pemancing asal semarang
Fery Nugroho

Seiring berjalannya waktu Fery Nugroho mulai mancing dengan rekan rekan atau tetangga sekitar rumah, baik di sungai ataupun di kolam pemancingan, sampai suatu saat ada beberapa rekan yang mengajaknya mancing ke laut menggunakan perahu.

Awalnya tidak percaya diri karena sejak kecil trauma saat naik kendaraan umum (sering mabuk perjalanan) dan takut malah mengganggu aktivitas rekan rekan yang lain, setelah beberapa teman menyakinkan bahwa semua akan baik baik saja, dan berjanji mengantarkan ke dam pemecah gelombang jika mabuk.

Kebetulan memang waktu itu spot memancing tidak jauh dari dam pemecah gelombang, dengan alat pancing seadanya akhirnya memutuskan untuk ikut dalam trip perdana ini, ternyata apa yang di khawatirkan sama sekali tidak terjadi justru sangat menikmati trip ini bahkan beberapa ikan dengan size yang cukup besar berhasil di peroleh dan akhirnya membuatnya ketagihan.

Fery Nugroho pemancing asal semarang ini bahkan hampir tiap minggu meluangkan waktu bersama rekan rekannya untuk menyewa perahu dan melakukan trip, semakin banyak teman mancing yang di kenal Fery Nugroho sampai saat ini.

Begitu juga dengan spot spot mancing yang di jelajahi, seiring waktu teknik mancing pun berkembang , yang awalnya mancing dengan teknik dasaran, dengan target segala jenis ikan, hingga mengenal  teknik casting dengan target ikan predator.

Hingga suatu saat ada beberapa teman yang mengajaknya untuk bergabung dalam trip ke pantai selatan ( pacitan ) untuk mancing dengan cara popping, yang notabene sama sekali belum di kuasai bahkan belum memiliki alat untuk popping.

Dengan modal nekad dan alat pinjaman akhirnya memberanikan diri untuk ikut dan mencoba trip pacitan,

Begitu tiba di spot Fery Nugroho dibuat takjub oleh tebing tebing tinggi menjulang batu mandi yang memecah gelombang merupakan pemandangan yang sangat memicu andrenalin, lemparan demi lemparan telah di coba tapi belum membuahkan hasil.

Tiba tiba seorang rekan mendapat sambaran keras hingga popper terlempar ke udara ( mocel ), saat popper kembali di mainkan terlihat ada bayang bayang ikan mengejar popper hingga ke pinggir perahu, wow seekor monster GT,

Saat masih asyik membayangkan ikan yang tadi mengejar popper tiba tiba popper yang di mainkan Fery Nugroho tiba di hajar GT dengan dahsyat hingga tersentak kaget, joran melengkung tajam reel menderit keras, sampai kewalahan menghadapi perlawanan GT, rekan rekan yang lain terus memotivasi untuk segera menuntaskan perlawanan ikan.

Tukang perahu pun begitu sigap menempatkan posisi jukung agar tali pe aman dari gesekan, setelah terjadi tarik ulur akhirnya bayang bayang ikan mulai tampak di permukaan, GT sekitar 25 kg berhasil lended ke atas jukung,

Rasanya tak percaya melihat ikan yang begitu besar berada di hadapan mata, Ini lah salah satu pengalaman yang tak bisa di lupakan Fery Nugroho selama mancing.

Pemancing asal semarang
Hasil popping di pacitan

Dengan maraknya dunia FB saat ini, semakin banyak teman sehobby yang di kenalnya , baik yang berdomisili di didalam maupun di luar kota bahkan sampai  luar pulau,

komunitas mancing pun banyak yang mengajaknya bergabung, hingga masuk ke jajaran kepengurusan beberapa komunitas mancing baik dari dalam maupun luar kota, sempat juga mengikuti trip mancing dengan beberapa komunitas tersebut, mulai ikut trip ke SMR bersama Amin Maulani dan Rudi ketua AFC (archipelago fishing community) hingga merasakan ngantor di pulau Alor bersama teman teman gabungan dari beberapa daerah.

Fery Nugroho sangat aktif mengikuti kegiatan kodar dari berbagai komunitas, bahkan jadi tim penyelenggara acara kopdar, salah satunya kopdar Baramundi di BWK kendal yang di dukung oleh maguro.

Mancing bagi Fery Nugroho bukan sekedar olah raga atau pun hobby melainkan juga sarana untuk bersosialisasi dan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak,

Dengan semakin maraknya dunia mancing di Indonesia hendaknya kita juga mulai ikut memikirkan kelestarian dan dampak likungan yang bisa di timbulkan dari kegiatan ini .

(Fery nugroho)

Selasa, 29 Desember 2015

Belajar casting yuk

Casting merupakan salah satu teknik mancing yang juga sangat banyak peminatnya, karena teknik ini bisa di aplikasikan ke fresh water maupun salt water yang sama baiknya.

Selain sensasi strike dan fight dengan ikan, teknik casting juga merupakan keterampilan yang memiliki kenikmatan tersendiri, mulai mengoleksi aksesories nya, mempelajari teknik lempar, hingga mengasah tingkat akurasinya, dari keterampilan akurasi lemparan sendiri sering di jadikan sebuah ajang lomba ketika ada pertemuan antar pemancing atau kegiatan lain yang berhubungan dengan mancing, nah jika sobat tertarik belajar casting yuuk bareng media pancing.

Belajar  casting yuk
Photo by Yohan Kurniawan Hadisuwingyo

Berikut pendapat mengenai teknik casting menurut beberapa sobat mancing :

Kalau menurut saya pribadi pada hakekat nya ketika kita mulai mancing dengan teknik casting harus sadar dan mengerti penuh apa yang di maksud dengan arti kata casting.

Casting yang mempunyai arti mencoba berarti kita harus siap tidak berhasil dalam satu trip alias boncos, karena itulah casting (mencoba), jika takut gagal jangan pernah mencoba casting, untuk menguasai teknik casting ada beberapa varian Tackle yang di pakai, antara lain tackle set spinning dan tackle set bait casting.

Penggunaan kedua tackle set itu sah sah saja, namun tackle set bait casting lah yang paling tepat di gunakan, sebab tackle set bait casting memang sudah di rancang untuk mempermudah kita untuk memperoleh kenyaman dan akurasi nya di saat kita melempar lure, teknik casting mempunyai banyak varian lure untuk kita berimprovisasi demi mengejar target buruan kita,
( Rachmad Wahjoe)


Teknik mancing Casting suatu pengertian dari kata dasar inggris cast yang artinya melempar, pada prakteknya teknik casting adalah teknik memancing mengunakan umpan mainan menyerupai ikan yang disebut minow dan juga bentuk bentuk mainan lain yang sering menjadi makanan ikan di habitat aslinya seperti frogie (serupa kodok), worm (serupa cacing), dan lain lain.

Teknik casting akhir akhir ini cukup banyak digemari para pemancing di daerah perkotaan, selain dikarenakan cost yang dikeluarkan tidak terlalu besar dan juga tidak memerlukan waktu terlalu lama untuk memancing dengan teknik casting land base, tetapi tetap bisa merasakan sensasi serunya berusaha mengelabuhi ikan ikan predator dengan lure lure mainan.
(Yohan Kurniawan)

Cara mancing casting
Contoh casting yang enggak pernah strike

Ada beberapa teknik melempar yang bisa kita pelajari mulai yang umum  seperti overhand, sidearm under hand, hingga yang cukup sulit untuk di pelajari, seperti teknik skipping, flipping, pitching dan lain lain.

Teknik teknik ini selain mengasah keterampilan juga menjadi solusi manakala kita berhadapan dengan spot dan medan yang cukup sulit.

Seperti aliran air di tempat yang cukup sempit, tempat casting yang di sekitarnya banyak di tumbuhi pohon rindang, yang dahannya menjadi penghalang untuk kita melempar umpan, atau di spot yang airnya banyak ranting ranting yang tidak memungkinkan kita meretrive umpan.

Selain teknik melempar pemilihan alat juga menjadi hal yang harus di perhatikan mulai dari line (senar) joran, reel, dan juga umpan yang akan kita gunakan, baik lah sebelum membahas teknik casting kita membahas peralatan atau tackle, karena tackle yang balance sangat mempengaruhi tingkat akurasi dan jarak lempar yang optimal, selain itu ada beberapa hal yang patut menjadi perhatian untuk pemilihan alat antara lain :

Line (senar)

Untuk casting saya menganjurkan penggunaan multifilament, tapi kalau lebih ke alasan budget monoline pun tetap bisa di gunakan karena dengan beberapa pertimbangan antara lain :

Line jenis multifilament berdiameter lebih tipis dengan ukuran kekuatan yang sama dengan jenis monofilament, sifat nya juga lebih ringan, sedangkan jenis monofilament jika berada pada spool reel terlalu lama akan meninggalkan bekas lingkaran sehingga saat senar keluar dari spool tidak akan mulus akan banyak timbul gesekan pada ring guide terutama saat posisi line agar kendor.

Diameter line untuk casting mempengaruhi jarak lempar.

Kita bisa cermati saat line keluar dari spool, semakin banyak line yang keluar akan semakin membebani laju lure (umpan) yang kita lempar, apalagi semakin besar diameternya juga akan menyerap air semakin banyak dan menambah berat line, yang otomatis akan mempengaruhi jarak lempar.

Kapasitas line pada spool reel

Kapasitas line pada spool juga menyumbang daya gesek line yang cukup signifikan.

Hal ini terjadi jika line kita tidak memenuhi kapasitas line pada spool, (line terlalu dalam bahkan hanya setengah dari spool ) sehingga saat kita melempar umpan, line keluar dari reel bergesekan dengan bibir spool, yang akan memberikan daya gesek berlebihan sehingga mempengaruhi laju lure yang kita lempar, dan akan lebih terasa saat kita menggunakan jenis lure yang sangat ringan, hal ini tidak berlaku pada reel bait casting.

Tips ; jika kapasitas line mulai berkurang banyak akibat putus atau saat beberapa kali menyambung ikatan leader sebaiknya di ganti atau untuk lebih mengirit dana  bisa juga sebelum line di gulung ke spool, spool di beri ganjalan hingga line kita bisa memenuhi kapasitas pada spool reel, sebaliknya jika terlalu penuh melebihi kapasitas spool akan sangat mudah backlash untuk tipe reel spinning.

Untuk melihat kapasitas line pada spool bisa kita lihat tulisan pada spool reel contoh 0.35 - 300 m, 0.45 - 200 m.

Untuk pemilihan line sendiri kita bisa memilih yang berdiameter kecil dengan kekuatan yang lebih besar dari line lain yang berdiameter sama,

Dalam hal ini kita harus akui, benar kata pepatah kalau duit enggk bohong, semakin bagus kualitas line pasti akan semakin mahal.

Pengaruh angin

Diameter line juga berpengaruh pada tekan angin yang di terima line saat di lempar.

Kita bisa ambil contoh papan yang lebar akan lebih berat melawan angin di banding papan yang lebih kecil.

Hal ini juga berlaku untuk teknik lain, contohnya teknik jigging penggunaan diameter PE yang besar akan menerima tekanan arus yang jauh lebih kuat di banding PE yang kecil.

Perawatan line

Perawatan line yang kurang maksimal akan menjadi salah satu faktor  yang juga berpengaruh, terutama bagi yang sering melakukan teknik casting di laut.

Bayangkan saja jika kita jarang merawat atau mengeluarkan line dari spool untuk di bersihkan berapa banyak  air garam  yang memenuhi line kita.

Hal ini jika kita biarkan terlalu lama akan menyebabkan spool kropos (luka), sehingga tidak rata dan akan menggangu line saat keluar dari spool.

Selain itu line juga cenderung kaku yang berpotensi terjadinya backlash pada line.

Tips : biasakan mecuci line dengan cara mengeluarkan pe dari spool dengan air kemudian keringkan, setelah itu olesi baby oil atau semprot dengan cairan kusus pembersih pe, karena line juga butuh istirahat, (Untuk cara membersihkan pe saya bahas selanjutnya)

Joran

Joran untuk casting rata rata panjang 1.8 meter -  2.1 meter atau lebih (tergantung spot).

Pada prinsipnya panjang joran sangat mempengaruhi jarak lempar, semakin panjang joran maka semakin jauh jarak lempar yang bisa di hasilkan.

Sebaliknya saat kita fight dengan ikan semakin panjang joran akan lebih berat dibandingkan joran yang lebih pendek.

Tipe joran di bagi menjadi dua jenis

Fast tapper dan slow tapper, yang di maksud dengan tapper adalah kecepatan action joran merespon gerakan kita.

Joran jenis fast tapper cenderung lentur pada bagian ujung joran berbeda dengan slow tapper yang lebih ke parabolic (lentur dari ujung hingga pangkal joran),

Salah satu kelebihan fast tapper lebih mudah untuk menghasilkan lemparan cukup jauh, dengan memanfaatkan efek dari daya kejut yang kita hasilkan.

Untuk teknik melempar umpan dengan mengandalkan kekuatan lengan, akan sangat menguras stamina di banding menggunakan efek daya kejut, terutama untuk piranti berat seperti mancing teknik popping.

Untuk jenis joran dengan handle/grip panjang kita bisa memanfaatkan kedua tangan, dengan cara tangan kiri menarik handle/grip ke dalam dan bersamaan tangan kanan mendorong handle/grip kedepan, dengan memberi daya kejut yang akan membuat umpan meluncur dengan cepat.

Selain itu dengan teknik ini kita tidak perlu mengeluarkan tenaga yang banyak.

Untuk handle/grip pendek cukup menggunakan satu tangan, dengan menggunakan pergerakan pergelangan tangan dengan cara menyetak joran yang akan mengahasilkan daya kejut yang maksimal.

Berat dan ringan joran juga akan berpengaruh pada saat casting, terutama untuk kenyamanan dan sekaligus penyesuaian karakter kita saat casting, akan tetapi masalah ini lebih ke masalah budget, sobat sendirilah yang lebih mengetahui kebutuhan dan tingkat kemampuan sobat dalam menetukannya.

Tips: memilih joran sebisa mungkin  berdasarkan kebutuhan, semakin kita mengerti akan teknik, tingkat kebutuhan joran juga juga akan semakin detail dengan berbagai macam pertimbangan.

Ini artinya dari segi budget juga akan berbicara, jadi saat kita harus mengeluarkan budget yang cukup menguras kantong tidak akan sia sia, karena joran yang kita beli sesuai dengan karakter kita.

Reel

Ada dua jenis reel yang bisa di gunakan, yaitu bait casting dan spinning reel, ok sobat saya akan membahas mengenai keduanya sekaligus berikut joran, jika ada yang salah atau ada kurangnya silahkan sobat mengkoreksi atau menambahkan :

Joran casting dengan reel spinning di lengkapi dengan ring guide yang lebih besar


Karena line yang keluar dari spool akan berputar mengikuti diameter spool, sehingga saat kita melempar umpan line akan keluar bebas tanpa hambatan , dan akan mengurangi gesekan antara line dan ring guide yang efeknya akan mengurangi kekutan line dalam waktu yang lama.

Selain itu dari gesekan yang di timbulkan akan mempengaruhi jarak lempar yang di hasilkan, bentuk bibir spool, model spool, dan kedalamannya, juga akan berpengaruh terhadap keluarnya line dari spool.

Joran bait casting menggunakan ring guide yang lebih kecil, karena spool pada reel bait casting berputar sehingga  memungkinkan line cepat keluar selama casting,

Sobat mampu mengontrol penuh seberapa kecepatan line yang keluar dari spool dengan cukup memberi tekanan pada spool dengan menggunakan ibu jari saja, yang akan memberi tingkat akurasi dan konsistensi yang tidak bisa sobat dapatkan saat menggunakan reel spinning.

Bagi sobat yang cendrung lebih suka memakai reel spinning harus mengetahui kapan waktu yang tepat harus menutup ball arm, tapi untuk hal ini reel bait casting akan mampu memberi kontrol yang jauh lebih baik.

Reel spining menggunakan bell arm untuk meggulung benang sedangkan  spool tidak ikut berputar hal ini memungkinkan line dapat keluar tanpa hambatan sehingga lebih mudah untuk pemakaian jenis umpan yang lebih ringan, sedangkan kelemahannya reel spinning line mudah mlintir,

Berbeda dengan reel bait casting yang mengandalkan berat umpan untuk memutar spool sehingga line cepat keluar dari reel, kelebihan bait casting salah satunya line tidak mudah mlintir.

Teknik mancing casting
contoh tackle set bait casting

Kelemahan reel bait casting akan mudah back lash jika putaran spool yang di hasilkan oleh berat lure yang kita lempar lebih cepat di banding line yang keluar maka line akan backlash atau tergulung terbalik, (baca cara memilih reel)

Tips : setel knop (line tansion) pada bc untuk mengukur (berat dan ringan putaran reel) dengan cara setting hingga umpan bisa turun dengan berlahan jika terlalu cepat akan beresiko semakin mudah backlash karena spool akan berputar dengan sangat cepat, jika settingan terlalu berat akan mempengaruhi jarak lemparan

(Berikut tips dari Rachmad Wahjoe)

Knop untuk setting putaran spool biasa di sebut line tension.
Fungsi line tension pada Reel bait casting adalah, menjaga putaran spool agar line (senar) tidak kendor pada saat kita melakukan lemparan.
Namun pada titik tertentu dimana skill angler sudah mumpuni dan fasih memainkan Reel bait casting fungsi Knop ini (line tension) tidak lah besar, karena semakin kita bergantung pada fungsi Knop ini maka lemparan tidak pernah bisa maksimal.
Biasanya kalau sudah sampai titik ini angler akan memilih memutar Knop pada posisi free atau pada posisi line tension sudah tidak bekerja lagi.

Jika angler masih dalam taraf belajar posisi line tension pada posisi berat (pengaruh pada spool akan berat berputar, lemparan tidak bisa jauh).

Seiring jam terbang angler akan berusaha memperbaiki power lemparan dan akurasi, maka line tension secara step by step di putar pada posisi ringan yang berpengaruh pada ringan nya putaran spool sehingga peran ibu jari sangat besar untuk mengganti tugas line tension agar kontrol keluar nya senar tepat seperti yang di ingin kan.


Teknik mancing casting
Racmad Wahjoe

Leader

Fungsi leader pada teknik casting selain sebagai peredam hentakan yang di terima pe, leader juga berfungsi sebagai pengarah pe saat umpan kita lempar, untuk pemakaian leader harus di sesuaikan dengan line yang kita gunakan biasaya 1.5 atau 2 x besar pe, jika terlalu besar maka knot di sambungan pe dan leader juga semakin tebal, hal ini akan membuat line yang keluar tidak akan mulus karena knot akan bergesekan dengaan ring guide paling ujung di joran.

Lure

Jenis lure yang di gunakan untuk teknik casting sangat banyak jenisnya susah buat saya menghafal untung tidak menjadi materi soal soal ujian hahahhaha.

Jenis lure untuk casting harus di sesuaikan dengan jenis ikan target, bisa menggunakan minnow, soft lure, frogie jump frog, spinner, wtd dan masih banyak lagi, jenis lure top water untuk permukan seperti mini popper, pensil dll,  jenis lure  sinking untuk kedalaman.

Teknik mancing casting


Tips ; untuk pemakaian lure sesuaikan dengan tackle set yang kita gunakan jangan terlalu berat atau sebaliknya untuk mendapat jarak lempar maksimal gunakan yang berbahan padat yang otomatis modelnya akan lebih kecil untuk mengurangi tekanan saat melawan angin, untuk ukuran lure bisa di lihat dari tulisan yang ada di batang joran.

Teknik melempar umpan

Ada beberapa jenis teknik melempar yang umum di pakai yaitu over hand, side arm, dan under hand, untuk teknik casting dan retrive insya alloh saya bahas di artikel berikutnya.

Untuk teknik lempar akan berkembang sesuai tingkat kemampuan dan skill kita masing masing, apalagi saat sering menjumpai spot yang cukup sulit akan menuntut kita untuk mempelajari beberapa teknik lempar yang  nantinya bisa di aplikasikan di spot tersebut, karena semakin mendalami teknik casting maka kita akan bisa merasakan sensasi casting itu sendiri bukan sekedar harus strike dan dapat ikan tapi cukup dengan melempar dan meretrive umpan akan bisa menikmati seni dan kepuasan.

Teknik casting
Casting dengan mini popper


semoga bermanfaat.