Kamis, 25 Februari 2016

Mancing belut dengan alat sederhana

Mancing belut dengan alat sederhana

Mancing belut dengan alat sederhana
Mancing belut dari lubang di pinggiran sawah

Belut adalah jenis ikan yang menyerupai ular yang tidak memiliki sisik, tubuhnya yang terkenal licin sehingga cukup sulit di tangkap menggunakan tangan, belut mudah sekali di temukan di daerah tropis, di area persawahan yang basah dan berlumpur, biasanya bersembunyi di lubang lubang, di pinggiran sawah, atau danau,

Cara mancingnya pun bisa di bilang cukup mudah, macing belut dengan alat sederhana banyak menjadi pilihan bagi para pemancibg belut baik untuk sekedar hobby maupun untuk memperoleh penghasilan tamban.

Ciri fisik belut

Belut berbeda dengan sidat, tidak memiliki sirip, sementara sidat  memiliki sirip yang terlihat jelas, belut dapat bernapas dari udara, tidak memiliki kantung renang dan tulang rusuk, jadi belut murni hewan air darat, sementara kebanyakan sidat hidup di laut meski ada pula yang di air tawar, belut mampu tumbuh hingga mencapai panjang 1 meter yang sering di sebut dengan moa.

Belut terkenal karena rasanya yang enak, kebanyakan di buat makanan ringan berupa kripik yang di iris tipis  dengan di beri tepung layaknya kentucky, dan banyak di jual di berbagai tempat.

Belut lebih suka bersembunyi di lumpur dan keluar untuk mencari mangsa berupa ikan ikan kecil, anak katak (kecebong) atau serangga serangga lecil.

Belut Monopterus indicus hanya berukuran 8,5 cm, sementara belut marmer Synbranchus marmoratus diketahui dapat mencapai 1,5 meter sedang belut sawah bisa mencapai panjang 1 meter lebih.


Teknik mancing belut


Memancing belut tidak harus memakai joran, cukup menggunakan senar yang sudah di beri kail dengan panjang sekitar 1 meter sampai 2 meter, kelemahannya kadang belut takut jika melihat kita memancing dengan jarak terlalu dekat dengan lubang persembunyiannya, akan tetapi kita bisa menggunakan bambu yang di potong tipis sebagai joran.

Persiapan memancing belut


Ikat mata kail menggunakan senar kira kira panjang 2 meter dengan cara di double dengan cara di plintir agar lebih kuat, hingga panjang nya menjadi 1 meter, kemudian siapkan umpan berupa anak kodok (kecebong) atau cacing yang dipotong potong ,

Cari lubang  lubang  di sawah yang tanahnya basah berlumpur, biasanya belut sangat suka bersembunyi di tempat tersebut.

Pasang umpan dan pastikan tidak mudah lepas dari kail, lalu masukan kelubang sedalam mungkin kalau bisa sampai menyentuh dasar, kemudian gerakan naik-turun secara perlahan agar belut tertarik untuk memakannya.

Ketika belut memakan umpan , biasanya akan membawa lari atau menariknya kebawah dan senar akan tertarik kedalam lubang, kemudian tarik secara perlahan agar kail menancap dengan benar.

Jika belut sudah berhasil kita angkat keatas, artinya kita sudah berhasil memancing belut dengan menggunakan teknik ini,

Demikian cara memancing belut dengan cara sederhana, selamat mencoba...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar