Kamis, 08 September 2016

Jenis Senar PE dilihat dari bahan dan metode pembuatannya

Jenis Senar PE dilihat dari bahan dan metode pembuatannya
Jenis Senar PE dilihat dari bahan dan metode pembuatannya

Senar Braided yang sering kita kenal dengan sebutan PE adalah senar yang dihasilkan melalui proses penyatuan dengan metode kepang (Braid) dari beberapa helai yarn fiber PE (PolyEthelene).

Kelebihan menggunakan metode kepang(braid) antara lain :

1. Memperoleh berbagai jenis ukuran senar PE yang bisa disesuikan dengan kebutuhan berbagai jenis teknik mancing.
Misalakan : senar PE 0.3, 0.4, 0.6, 0.8, 1, 1.5, dst.

2. Proses kepang (braid) akan memperkuat fisik senar mulai dari tingkat abrasi elongasi dan sebagainya, kekuatan 1 helai yarn fiber sangat terbatas dan cenderung tidak memiliki kekuatan yang bagus terutama ketika serat pada yarn mengalami luka akibat gesekan akan sangat mudah putus.

Dalam satu helai yarn bisa terdiri dari 40 fiber PE. Yarn PE ini bisa mempunyai kekuatan yang bagus tetapi secara fisik sangat rapuh saat dipakai. 

Misalkan : Bila ada 1 atau 2 fiber dari total 40 fiber putus, maka fiber yang putus ini akan merembet sehingga secara keseluruhan senar menjadi rusak.  Dilain waktu mungkin terjadi misalnya 2 fiber dari total 40 fiber masuk kecelah line roller sehingga total 40 fiber menjadi tersangkut dan rusak. 
         
3. Senar tanpa penyatuan kepang (braid)  juga mempunyai bentuk yang cenderung gepeng karena saat terjadi beban tekan pada senar maka senar menjadi  gepeng.


Beberapa proses penyatuan pada Yarn PE.

1. Braid (pengepangan).   Yaitu dari beberapa helai yarn di kepang menjadi satu mulai dari 3 yarn, 4 yarn, 6 yarn, 8 yarn, 12 hingga 16 yarn (pada PE jenis hollow).

   Contoh : mayoritas senar PE saat ini yang banyak beredar dipasaran
Jenis Senar PE dilihat dari bahan dan metode pembuatannya
Penyatuan yarn dengan metode kepang (braid)

Proses braid/ pengepangan adalah proses penyatuan beberapa helai yarn dengan cara mengunci antar helai yarn. Jarak penguncian helai yarn sangat pendek sehingga proses penyatuannya cukup bagus dengan metode penguncian 1/2 dari helai yarn diputar searah jarum jam dan 1/2 helai yarn diputar berlawanan arah jarum jam. Sehingga kontruksi braid sangat stabil. Ketika ada 1 atau beberapa serat yarn putus, maka kerusakan dari fiber yarn itu hanya dilokalisasi sehingga tidak cepat merembet dan meluas.

TIPS :

Musuh utama dari senar braid adalah saat senar braid terkena pelintiran (twist) dimana kekuatan senar bisa drop sampai 50% ketika menerima hentakan, karena beban hanya akan ditahan oleh 1/2 dari jumlah helai PE. Yang mengalami kerapatan akibat plintiran. Khusus untuk pengunaan PE di reel spinning atau penggunaan lure yang memicu tingginya tingkat terjadinya twist (plintiran) pada senar PE disarankan untuk memakai swivel pada rangkaian (untuk mengurangi twist) dan memotong beberapa meter senar PE di posisi paling ujung tempat terjadinya plintiran (twist), sehabis trip untuk mengurangi bagian senar PE yang rapuh.

2. Twist ( pemelintiran seperti pada tambang)
Contoh : senar merek Platil German ada senar PE twist.
Jenis Senar PE dilihat dari bahan dan metode pembuatannya
Penyatuan yarn dengan metode plintir (twist)

Konstruksi/Proses twist banyak dilakukan untuk tali, tambang.
Konstruksi twist adalah memelintir 1 atau beberapa helai yarn sehingga kondisi yarn menjadi padat. Konstruksi twist biasanya stabil hanya untuk satu arah. Jika terkena plintiran dengan arah yang terbalik dari plintiran konstruksi senar, maka konstruksi senar akan terbuka dan rusak. Demikian juga bila ada 1 atau 2 fiber PE putus, maka kerusakan dari senar akan meluas.
Konstruksi ini tidak umum dipakai untuk senar pancing.

3. Gluing ( pengeleman).  Yaitu proses beberapa helai yarn yang di satukan dengan cara di lem.

 Contoh : Berkley Nanofil.
Jenis Senar PE dilihat dari bahan dan metode pembuatannya
Penyatuan yarn dengan metode lem

Gluing (menyatu dengan lem).
Bahan PE termasuk bahan yang susah disatukan dengan lem. Proses penyatuan dengan pengeleman mempunyai keuntungan khusus untuk senar ukuran kecil.

Mis dengan kepangan 4 yarn untuk senar PE no. 0.4 = 80 denier = 4x20 denier. (senar akan mahal karena yarn 20 denier sangat mahal dan diperlukan 400m untuk memproduksi 100m senar pada senar PE X4). Sedangkan untuk penyatuan lem, bisa dipakai 1x80 denier. (harga bahan baku yang jauh lebih murah diperlukan 80denier 100m)


Jenis-jenis  bahan senar PE :

Ada beberapa jenis bahan senar PE yang digunakan oleh beberapa produsen alat pancing saat ini yang memiliki kelebihan masing masing antara lain :

 1. PE (UHMWPE atau Ultra high molecular weight Polyethelene)

Adalah fiber PE dengan kekuatan yang sangat tinggi dengan berat jenis 0.98 gr/cm3.

Senar PE 100% sangat umum dipasar, berdimeter kecil dan kuat, memiliki tingkat elongasi (kerenggangan) sangat kecil dengan sensitivitas cukup baik. Senar dengan bahan PE 100% memiliki karakteristik mengapung di air sehingga tidak cocok untuk beberapa jenis mancing khususnya fresh water.


 2. PET (Polyethylene terepthalate atau Dacron (dahulu trademark Dupont). 

Adalah jenis yarn yang berkekuatan sedang (sedikit dibawah kekuatan nylon), serat PET adalah serat syntetis yang banyak dipakai di industri tekstil.
    
Misalnya yang biasa kita jumpai di industri mancing adalah baju jersey terbuat dari jenis bahan PET.  Berat jenisnya 1.38 gr/cm3.

Senar dari bahan PET 100% dulu sering dikenal sebagai dracon braid. Senar ini dari dulu dipakai untuk mengisi bagian dalam fly reel, Karena ukuran panjang senar fly yang pendek sehingga senar dracon bisa menjadi cadangan bila senar fly habis terulur saat fight dengan ikan. Senar dracon juga berfungsi menambah volume dalam fly reel.

Senar dari bahan PE + PET ( dulu banyak jenis senar ini beredar dipasaran karena campuran PET yang murah sehingga harga senar lebih terjangkau). Sekarang senar dari bahan PE + PET tidak lagi banyak beredar karena harga bahan PE semakin terjangkau dan tingkat kebutuhan pemancing semakin tinggi akan jenis senar PE dengan kualitas bagus dan kuat.

3. PTFE ( Polytetrafluoroethelene) adalah bahan dengan kekuatan yang sedang. Dipakai di industri mancing karena karakter beratnya yang bagus. 2.17gr/cm3. Karena PTFE sangat berat, dengan sedikit campuran senar PE bisa dibuat tenggelam (sinking) sehingga tidak banyak mempengaruhi ukuran dan kekuatan senar

Senar dari bahan PTFE 100% menghasilkan senar yang berat 2.17 gr/cm3 tetapi tidak memiliki kekuatan yang bagus. Cocok untuk dipakai mancing ikan carp di eropa karena biasanya senar harus menempel didasar air, supaya ikan carp tidak merasakan adanya ancaman, senar ini hanya di pakai sebagai leader.

Senar dari bahan PE + PTFE dipakai untuk menghasilkan senar yang kuat tetapi berukuran kecil dan tenggelam.

4. Aramid/ Kevlar (trademark dupont).

Aramid adalah jenis fiber yang kuat. Kekuatannya bisa menyamai PE. Di industri mancing aplikasinya terbatas. Aramid/kevlar dipakai hanya untuk kekuatan geseknya yang bagus/ biasa dipakai sebagai leader atau untuk mengikat tali hook pada metal jig. Berat jenis Aramid 1/38 gr/cm3 sehingga sangat sesuai untuk mancing (tenggelam). Kelemahannya kekuatan akan drop bila terkena sinar UV.

Itulah beberapa jenis bahan yang digunakan untuk senar Jenis braid yang beredar dipasaran dengan kelebihan dan kekurangan masing masing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan sobat mancing sesui dengan teknik dan jenis ikan yang menjadi target mancing.

Semoga bermanfaat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar