Senin, 25 April 2016

Umpan ampuh untuk Patin Alas dan Patin sungai

Umpan ampuh untuk Patin Alas dan Patin sungai
Umpan ampuh untuk Patin Alas dan Patin sungai
Hasil mancing Andri yulianto dengan umpan ampuhnya
Ikan Patin atau yang dalam bahasa latinnya ialah Pangasius. Ikan ini adalah sekelompok ikan berkumis (Siluriformes) yang termasuk keluarga Pangasiidae.
Patin termasuk termasuk ikan yang berekonomi yang merupakan komoditas ikan air tawar.

Karena daging ikan patin yang terkenal enak dan banyak menjadi menu andalan di restaurant atau rumah rumah makan, ada beberapa jenis untuk ikan ini, yaitu Patin Alas (Pangasius SP) dan Patin Sungai (Pangasius Hypophthalmus).

perbedaan kedua jenis ikan ini terdapat pada bagian warna dan keadaan perairan.
Patin Alas akan berwarna lebih keputihan dibanding Patin Sungai yang lebih kehitaman.

Keadaan perairannya pun berbeda, patin alas lebih mengarah pada perairan yang berarus deras dan pada kedalaman yang berada di atas 6 meter.
sedangkan patin sungai biasanya berada pada keadaan yang hendak mengalami pendangkalan (penurunan kedalaman air).


PATIN ALAS (Pangasius SP)


Species  : Patin Alas (Pangasius SP)
Famili  : Pangasiidae
Genus  : Pangasius
Ordo  : Siluformes

Ikan ini sering muncul ketika perairan sungai sedang pasang (berada di kedalaman) di atas rata” +/- 6m.
ikan ini termasuk ikan berkomoditas (berkelompok) pada perairan tawar (sungai)
berat pencapaian hingga +/- 43kg pada perairan tawar di indonesia dan berat dapat berbeda pada perairan di daerah lain.
ikan ini akan lebih sering terlihat gendut dan berwarna keputihan.


PATIN SUNGAI (Pangasius Hypophthalmus)


Species  : Patin Sungai (Pangasius Hypophthalmus)
Famili  : Pangasiidae
Genus  : Pangasius
Ordo  : Siluriformes

Ikan ini sering muncul ketika perairan sungai sedang surut (berada di kedalaman) di atas rata” +/- 3m.
ikan ini termasuk ikan berkomoditas (berkelompok) pada perairan tawar (sungai), dengan berat hingga +/- 28kg pada perairan tawar di indonesia dan berat dapat berbeda pada perairan di daerah lain.

Ikan ini akan lebih sering terlihat memiliki tubuh lebih panjang di banding Patin Alas dan berwarna lebih kehitaman dan pada bagian sirip akan lebih jelas terlihat berwarna kemerahan dibanding patin alas.
Kedua ikan ini dapat di tangkap (memancing) dengan umpan yang berbeda.

Bahan :

 - Pisang Awak atau yang sering di kenal dengan Pisang Klotok (Musa Acuminata x Balbisiana Colla)

cara menggunakan umpan ini ialah sbb:

1. Gunakan Pisang yang sudah matang (jangan yang terlalu  matang/lembek)

2. Potong bagian pisang dengan ketebalan +/- 1cm dan untuk  jumlah yang ingin di gunakan itu tergantung individual.
 rata” jumlah yang digunakan hingga umpan memiliki  jarak 1 jengkal dari kail.

Umpan 2

 - Tabuan/Tambuan/Tabuhan

cara menggunakan umpan ini ialah sbb:

1. Tabuhan yang masih berbentuk ulat atau berbentuk ulat yang sudah memiliki bagian kepala (tabuhan) dan tubuh yang berwarna kekuningan.

2. Kaitkan pada bagian bawah/belakang/samping (jangan tepat di bagian kepala agar umpan dapat tersusun dan tidak pecah)

3. Untuk jumlah itu tergantung individual dan rata” dengan jarak 1 jengkal dari kail


Patin Sungai :


Bahan :

1. Makanan ikan (BR), Gabin bintang

cara pengolahan:

Rendam BR hingga seperti lembab (jangan terlalu basah/hancur) kemudian campurkan dengan gabin bintang tersebut dengan cara meremas.

Keadaan umpan yang di racik akan terasa lembab dan tidak basah sehingga apabila di gunakan pada perairan sungai, umpan tidak akan hilang terkena arus.

Dan apabila terasa basah atau sangat dingin maka tambahkan lagi BR pada racikan tadi agar umpan lebih terasa padat,
umpan racikan BR juga dapat di gabungkan dengan tepung roti, susu (putih) bubuk, santan kara,roti tawar.

selamat mencoba dan semoga sukses..

Kontributor Media Pancing :


Andri Yulianto pemancing asal Kalimantan tengah yang tergabung di komunitas MFT maguro Kalteng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar